Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Peristiwa

Konflik Warisan Meruncing, Pria Trenggalek Melempar Batu ke Rumah Tetangga Hingga Viral di Media Sosial

10
×

Konflik Warisan Meruncing, Pria Trenggalek Melempar Batu ke Rumah Tetangga Hingga Viral di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Trenggalek, 12 Januari 2024 – Sebuah insiden unik terjadi di Trenggalek, Jawa Timur, ketika aksi seorang pria yang melempar batu ke rumah tetangganya direkam oleh CCTV dan menjadi viral di media sosial. Kejadian ini bermula dari ketidakpuasan sang pria terhadap fakta bahwa tetangganya, yang notabene saudara kandungnya, menerima warisan dari orangtua mereka.

Pria asal Trenggalek ini, yang masih merupakan kerabat dekat sang korban, secara terus-menerus melempari rumah korban dengan pecahan genteng dan sampah. Bahkan, aksinya dimulai sejak sebelum subuh, sekitar pukul 03.30 WIB, agar tidak terdeteksi oleh warga sekitar.

Example 300x600

Beruntung, pemilik rumah, Najun, berhasil merekam aksi tersebut dan memviralkannya di media sosial melalui akun TikTok @nananajun_. Dalam video tersebut, Najun mengungkapkan bahwa sang tetangga yang sekaligus pamannya tak terima karena mendapat bagian warisan dari orangtua mereka.

“Rumah ini milik orang tua saya yang tanahnya didapatkan dari warisan ibu ayah saya yang notabene adalah nenek saya,” ungkap Najun. Sang tetangga, yang merupakan kakak dari nenek Najun, tidak menerima pembatasan yang dibuat oleh Najun untuk menjaga keamanan rumah.

Ternyata, konflik ini telah berlangsung bertahun-tahun. Rumah Najun awalnya tidak memiliki pembatas tembok dengan rumah pamannya dan saudaranya. Namun, setelah ibunya meninggal, pintu pembatas temboknya hilang, dan rumah Najun menjadi jalanan umum.

“Pintu itu sudah hilang. Lama-lama rumah saya menjadi jalan umum sampai saya pernah dapat ancaman dibacok sama 2 laki-laki,” kata Najun. Bahkan, situasi semakin memanas pada tahun 2020 ketika rumah keluarga Najun berubah menjadi jalanan umum.

Tidak tahan dengan situasi ini, Najun akhirnya membangun tembok tinggi untuk memisahkan rumahnya dari rumah pamannya dan saudaranya. Namun, tindakan ini justru membuat sang paman kesal dan setiap hari melempari batu ke rumah Najun.

Najun mengaku telah melaporkan aksi sang paman ke polisi. Meski mendapat kritik dari tetangga, Najun menjelaskan bahwa tindakannya bukan tanpa alasan dan menginginkan rumahnya menjadi tempat yang nyaman tanpa gangguan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *