Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Peristiwa

Longsor Tragis di Wagir: Dapur Ambruk, Satu Bocah Tewas Tertimbun

10
×

Longsor Tragis di Wagir: Dapur Ambruk, Satu Bocah Tewas Tertimbun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Malang – Minggu (28/1) siang, wilayah Kecamatan Wagir dilanda hujan lebat dan angin kencang yang menyebabkan tanah di Dusun Sumberpang Kidul, Desa Sumbersuko, Wagir mengalami longsor. Kejadian tragis ini merenggut nyawa seorang bocah yang tertimbun di dapur salah satu rumah yang ambruk.

Dapur yang roboh tersebut merupakan milik Sugiono, 53 tahun. Sadono Irawan, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi di wilayah Wagir pada saat itu menyebabkan kejadian tersebut. Sayangnya, kejadian ini tidak segera dilaporkan oleh warga kepada pihak berwenang.

Example 300x600

“Baru dilaporkan keesokan paginya, setelah diketahui ada korban jiwa, yakni Wildan Alfarizi, 7 tahun, asal Desa Mangliawan, Pakis. Tim BPBD Kabupaten Malang telah melakukan kaji cepat dan asesmen kebutuhan mendesak. Bantuan sembako juga telah disalurkan,” ungkap Sadono kepada wartawan pada Senin (29/1).

Tim BPBD Kabupaten Malang, Muspika Wagir, warga, dan relawan berkolaborasi dalam kerja bakti untuk memindahkan material longsoran dan membantu perbaikan dinding. Menurut BPBD, kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 30 juta.

Dari hasil penyelidikan Polsek Wagir, diketahui bahwa korban longsoran adalah cucu Sugiono. “Laporan masuk pada Senin (29/1) siang dan langsung kami tindaklanjuti ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tiga saksi, termasuk Sugiono dan anggota keluarga di rumah itu, telah memberikan keterangan,” ujar Kapolsek Wagir, AKP Ronny Margas.

Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa korban yang kedinginan setelah bermain di hujan, mencoba untuk menghangatkan diri di dapur. Sayangnya, dapur tersebut tiba-tiba ambruk. “Dinding tidak mampu menahan dan roboh menimpa korban,” jelas Ronny. Korban yang tertimpa longsoran langsung meninggal dunia di tempat.

Meskipun pihak kepolisian menawarkan untuk melakukan visum, keluarga korban menolak dengan alasan bahwa peristiwa ini merupakan musibah. “Mereka sudah merelakan bahwa peristiwa ini adalah musibah,” terang Ronny. Pihak kepolisian bersama anggota Koramil Wagir turun tangan dalam melakukan kerja bakti, termasuk membersihkan material longsoran di lokasi kejadian pada hari kemarin.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *