Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Hukum & Kriminal

Maling Motor Dijemput Polisi Setelah Kabur 3 Bulan, Kini Meringkuk di Sel Tahanan Tulungagung

10
×

Maling Motor Dijemput Polisi Setelah Kabur 3 Bulan, Kini Meringkuk di Sel Tahanan Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tulungagung – Sebuah kisah unik dan dramatis terjadi di Tulungagung ketika seorang maling motor berhasil dijemput polisi di rumahnya setelah melarikan diri selama tiga bulan ke Banyuwangi, Jawa Timur. Pelaku, berinisial M (23 tahun), warga Desa Sukorejo Kulon Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, kini harus menjalani penyidikan lebih lanjut di balik jeruji tahanan.

Peristiwa ini bermula pada Jumat, 3 November 2023, sekitar pukul 01.15 WIB, ketika Maling Motor M mencuri sebuah motor Honda PCX warna hitam milik HA, warga Desa Sumberdadap Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Saat itu, korban terbangun oleh suara berisik dan melihat pelaku sedang menyalakan motornya.

Example 300x600

Mujiatno, Kasi Humas Polres Tulungagung, menjelaskan bahwa korban berusaha mengejar pelaku namun tidak berhasil. Setelah melakukan pengecekan, diketahui bahwa pelaku masuk ke dalam rumah melalui pintu gudang dan dapur yang tidak terkunci.

Pelaku kemudian merusak kamar dalam rumah, mengambil remote kunci sepeda motor Honda PCX, mengacak-acak baju di almari, dan mencuri dompet istri korban yang berisi kartu ATM Bank Mandiri dan uang tunai Rp350.000. Setelah itu, pelaku melarikan diri dengan membawa motor PCX ke arah selatan, meninggalkan kerugian sekitar Rp34.350.000 bagi korban.

Usai melapor ke Polsek Pucanglaban, polisi melakukan serangkaian penyelidikan hingga mengetahui identitas pelaku. Meski pelaku melarikan diri ke Banyuwangi, informasi terakhir menyebutkan bahwa ia telah pulang ke rumahnya. Dengan cepat, tim kepolisian bergerak untuk menangkap pelaku.

Dalam penangkapan tersebut, sejumlah barang bukti berhasil diamankan, antara lain 1 lembar STNK motor Honda PCX, surat keterangan BPKB dari Bank Mandiri, 1 sepeda pancal warna merah, 1 pasang sandal jepit warna putih, 1 handphone, 1 kacamata bening, dan 1 tas kecil warna hitam.

Menariknya, pelaku mengakui bahwa motor Honda PCX tersebut telah dijual seharga Rp10.000.000 melalui Facebook saat ia melarikan diri ke Banyuwangi. Kasus ini kini akan menghadapi proses hukum lebih lanjut sesuai dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUH Pidana.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *