Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 970x250
Peristiwa

Pria Mengaku Pendeta Ternyata Dalang Pencabulan Gadis 19 Tahun di Panti Jompo

20
×

Pria Mengaku Pendeta Ternyata Dalang Pencabulan Gadis 19 Tahun di Panti Jompo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Dalam sebuah kejadian yang mengejutkan, seorang pria bernama Rizky Eka Mahendra (44) mengaku sebagai seorang pendeta, namun terlibat dalam kasus pencabulan terhadap seorang gadis berusia 19 tahun, CO, di sebuah panti jompo. Kini, pelaku telah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Tidak hanya melakukan pencabulan, namun pelaku juga menyekap dan mengancam akan membunuh korban dengan menggunakan sebuah pistol, yang ternyata hanya sebuah korek api. “Selama tiga hari, korban mengalami perlakuan yang tidak manusiawi dari pelaku. Di lantai dua panti jompo, korban menjadi korban perbuatan asusila dan terancam akan dibunuh oleh pacarnya,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Ipda Aan Dwi Satrio Yudho, pada Kamis (4/4).

Example 300x600

Awalnya, CO dititipkan oleh keluarganya di yayasan yang menaungi panti jompo dan panti asuhan tersebut. Orang tua korban menganggap bahwa anak mereka telah terkena sihir oleh mantan pacarnya.

Rizky, yang mengaku sebagai seorang pendeta, diminta untuk membantu dalam proses penyembuhan korban. Namun, yang terjadi justru sebaliknya, pelaku melakukan perbuatan asusila dan melecehkan CO di lantai dua panti jompo. Rekaman CCTV di tempat kejadian menunjukkan bahwa korban mencoba menolak ketika mendapat perlakuan cabul dari pelaku. Rizky, yang mengenakan topi, kemudian mengambil sebuah korek api dan menodongkannya kepada korban.

Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan. Kedua tangannya segera diborgol dan dia diam tanpa perlawanan. Pelaku kemudian diserahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polrestabes Surabaya untuk proses lebih lanjut.

“Penangkapan dilakukan pada Rabu sore, dan kasus ini saat ini ditangani oleh Polrestabes Surabaya,” tambahnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *